Penyelenggaraan Open Campus Santa Ursula BSD menjadi acara puncak perayaan 35 tahun kampus Santa Ursula BSD. Acara Open Campus yang mengusung tema, “Building the Future, Preserving the Legacy, and Growing Together” ini, mengajak komunitas Santa Ursula BSD, untuk bertumbuh bersama dalam membangun masa depan, dengan warisan nilai-nilai Santa Angela Merici. Ketiga tema ini diwujudkan dalam kegiatan-kegiatan yang menjadi daya tarik Open Campus Santa Ursula BSD. Kegiatan pameran pendidikan yang mencerminkan Building the Future, penampilan tari kolosal yang merupakan implementasi dari tema Growing Together, serta tema Preserving The Legacy yang dikemas dalam gelar wicara inspiratif dengan narasumber Ibu Rosiana Silalahi dengan membahas warisan nilai-nilai Santa Angela.
Kegiatan gelar wicara yang berlangsung selama dua jam ini, membahas dengan rinci tema Preserving The Legacy dalam berbagai sudut pandang; Ibu Rosiana Silalahi sebagai narasumber dan salah satu alumni sekolah Santa Ursula Jakarta; Moderator Ibu Nindi dan Ibu Rini sebagai perwakilan guru Sekolah Santa Ursula BSD; Penegasan alumni oleh Mahiswara Timur, Josephine Hendrianti, dan Arkie Victor Tumbelaka sebagai perwakilan Alusia (Alumni Sekolah Santa Ursula BSD); serta pembawa acara, Rafel Satrio Manglassa dan Natania Nalini Dewanto sebagai perwakilan dari murid Sekolah Santa Ursula BSD.
Sesi pembahasan gelar wicara dimulai langsung dengan pengalaman pribadi Ibu Rosiana Silalahi yang secara terang-terangan dilontarkan olehnya. “Saya dulu sering sekali dipanggil oleh mendiang suster Francesco karena nakal, sering sekali diomeli oleh beliau. Sehingga saya mencoba membuktikan pada suster bahwa saya adalah anak yang melalui prestasi yang saya raih. Dari peristiwa tersebut saya malah mendapat nilai-nilai Santa Angela yang masih saya terapkan sampai sekarang” ujar Ibu Rosiana Silalahi membuka pembahasan gelar wicara. Selain dari prestasi yang diraih, Ibu Rosiana Silalahi juga sering memberikan pendapat kritisnya kepada mendiang Suster Francesco yang membuat suster sangat mempercayainya.
Ibu Rosi menjadi salah satu alumni Santa Ursula Jakarta yang mampu membawa perubahan sosial pada masyarakat. Dengan keterampilannya, Ibu Rosi seringkali diundang untuk memberikan pelatihan maupun membuka forum diskusi bersama dengan guru-guru serta murid Santa Ursula BSD. Ibu Rosi bertekad untuk terus melayani sesama dengan membawa perubahan melalui gagasan kritis yang berani ia sampaikan. Ibu Rosi sangat yakin ia dapat menjadi dirinya seperti sekarang, karena pembentukan karakter yang didapatkan dari sekolah Santa Ursula Jakarta.
Menurut Ibu Rosi, sekolah Santa Ursula menjadi tempat pendidikan yang mampu mengembangkan muridnya dalam bidang akademik dan juga karakter. Sekolah Santa Ursula menjadi tempat yang cocok bagi para generasi muda untuk mengembangkan karakter mereka. Pada wawancara singkat yang dilakukan, Rosi menyampaikan bahwa tantangan terbesar generasi sekarang adalah kecenderungan mereka untuk melakukan segala sesuatu dengan instan dan tergoda untuk menggunakan Ai tanpa mencoba untuk mengembangkan kemampuan mereka. “Boleh saja kita menggunakan Ai untuk mempermudah kita, tapi jangan sampai kita lupa bahwa Tuhan telah memberikan kita akal budi dan hati nurani untuk menjadi manusia yang utuh. Karena kita tidak bisa mendapatkan keduanya dari teknologi namun kita memilikinya karena anugerah dari Tuhan”, kalimat penutup Ibu Rosi pada wawancara singkat tempo hari.
Ibu Rosiana Silalahi sebagai salah satu tokoh yang memiliki potensi besar dalam dunia pers merupakan salah satu alumni Santa Ursula. Dengan bekal nilai Santa Ursula yang terus Ia pegang, yakni berdaya juang dan melayani. Rosi terus berkarya dengan pelayanan di hati tanpa melupakan pemberian paling hebat Tuhan yaitu akal budi dan hati nurani.
Apakah Indonesia Sudah Merdeka? Sebuah Tulisan Reflektif yang Ditulis dalam Memperingati 80 Tahun Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia
Menyelami Building The Future, Preserving the Legacy, Growing Together dalam Talk Show Inspiratif bersama Rosianna Silalahi
Deutsch ist ein Plus (Bahasa Jerman adalah Nilai Plus)
Kegiatan Upacara Bendera Perayaan Hari Kemerdekaan Ke-80 Republik Indonesia di Santa Ursula BSD: Dari Semangat Kebangsaan hingga Refleksi Sosial
PEMERIKSAAN KESEHATAN MENUJU KEGIATAN OUTWARD BOUND INDONESIA
//