Lomba Dendang Kencana 2017
Posted: 2018-01-16 | By: (Jessica, VC / 8)
Prestasi yang  membanggakan bagi seluruh peserta didik TB-Tk dan SD Santa Ursula BSD. Pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017 Paduan Suara SD Santa Ursula berhasil menjadi Juara Harapan I dalam Lomba Dendang Kencana 2017. Acara yang diadakan oleh Gramedia ini menjadi ajang adu ketangkasan antar peserta dalam hal tarik suara. Babak penyisihan dimulai pada hari Kamis, 26 Oktober 2017. Peserta didik SD yang mengikuti lomba pergi menuju lokasi acara dengan menggunakan bus, sedangkan peserta didik TB-TK pergi bersama beberapa orangtua siswa. Di dalam perjalanan peserta didik tampak memanjatkan doa agar berhasil memberikan yang terbaik dan masuk babak final. Kedua tim paduan suara menyanyikan lagu “Dendang Kencana“ untuk babak penyisihan mereka. Baik paduan suara TB-TK dan SD berhasil memberikan usaha terbaik mereka, sehingga ketika nama mereka dipanggil sebagai peserta di babak final, mereka bersorak gembira. Tiba saatnya babak final Lomba Dendang Kencana pada hari Sabtu, 28 Oktober  2017. Paduan Suara SD Santa Ursula BSD menyanyikan lagu “Danau“, sedangkan paduan suara TB-TK menyanyikan lagu “Sepatu“. Ketika penampilan mereka usai, terdengar suara tepuk tangan yang meriah dari para penonton. Pengumuman pemenang dilakukan setelah semua sekolah telah selesai tampil. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya momen yang dinantikan telah tiba. Hasil pengumuman pemenang menempatkan SD Santa Ursula BSD sebagai Juara Harapan I dan TB-TK Santa Ursula BSD sebagai Juara Harapan II. Sebuah prestasi yang patut dibanggakan oleh seluruh warga Santa Ursula BSD!
Selengkapnya
Berkunjung ke Kuntum Farmfield Bogor
Posted: 2018-01-16 | By: (Murgiyanto)
Tiga bus berwarna putih terparkir rapi di lapangan parkir SD Santa Ursula BSD, pada hari Kamis 26 Oktober 2017. Hari itu, peserta didik kelas II berwisata ke Kuntum Farmfield Bogor. Pada pukul 07.00 tepat bus bergerak meninggalkan area Santa Ursula BSD. Tampak sekitar dua puluh orangtua melambaikan tangan untuk melepas keberangkatan anak mereka. Ketika jam menunjukkan pukul 08.30, ketiga bus sudah tiba di area Kuntum Farmfield. Nada girang terdengar dari sorak-sorai peserta didik. Mereka turun dari bus dengan senyum terukir di wajah. Sambil memegang tiket masuk, peserta didik berbaris dengan rapi, menunggu giliran mereka untuk masuk. Menjelang siang, sekitar pukul 09.30 kegiatan yang ditunggu pun dimulai. Setiap peserta didik memberi makan hewan yang ada di sana; kambing, kelinci, dan marmut. Di tempat lain, peserta didik memberi makanan biji-bijian pada ayam dan burung. Wajah mereka tampak berseri saat acara memberi makan hewan berlangsung. Kegiatan yang tak kalah menyenangkan adalah memanen tanaman singkong dan menangkap ikan. Meski baju mereka tampak basah dan kotor, tetapi peserta didik tetap terlihat bersemangat. Setelah seluruh kegiatan selesai, peserta didik diberikan kesempatan untuk membersihkan diri. Akhirnya, tiba waktu makan siang. Peserta didik dan tenaga pendidik menyantap makan bersama. Setelah selesai makan, peserta didik melakukan operasi semut untuk membersihkan sampah-sampah yang tertinggal. Waktu menunjukkan pukul 13.00. Seluruh rombongan meninggalkan lokasi karyawisata. Dalam perjalanan pulang, peserta didik mengenang kegiatan wisata dengan bercerita tentang pengalaman mereka di setiap kegiatan. Sungguh pengalaman yang menyenangkan!
Selengkapnya
Hari Istimewa di Sekolah
Posted: 2016-09-08 | By: (Elsa- VIC)
Akhir liburan sekolah telah mengawali tahun ajaran yang baru. Tentunya hari pertama sekolah adalah hari yang istimewa bagi peserta didik. Hal ini juga sangat dirasakan oleh peserta didik di SD Santa Ursula BSD. Mereka ingin kembali belajar dan bertemu dengan para guru dan teman-temannya, setelah sekian lama tak bertemu. Di lingkungan sekolah ada beberapa hal atau momen-momen tertentu yang menjadi ciri khas di hari pertama sekolah. Pertama, banyak orang tua peserta didik yang ikut mengantar dan masuk ke dalam kelas. Kedua, terlihat beberapa peserta didik kelas I SD yang menangis dan rewel untuk minta kembali ke rumah, sebab mereka tidak ingin bersekolah. Namun hal tersebut sangat wajar sebab mereka memulai untuk beradaptasi pada lingkungan sekolah yang baru, terlebih mereka berada dalam masa peralihan dari TK menuju SD. Pada saat bel sekolah berbunyi di hari pertama sekolah kami semua peserta didik SD diharapkan untuk turun menuju ke halaman sekolah. Hari itu kami belum memulai aktivitas belajar. Kami berkumpul dari kelas I sampai VI untuk perkenalan guru-guru dan informasi guru wali kelas serta guru bidang studi. Setelah selesai, kami semua berbaris rapi untuk kembali ke dalam kelas masing-masing. Di kelas, kami melanjutkan perkenalan lebih lanjut dengan guru wali kelas. Kami juga bermain, contohnya adalah bermain Ilmu Pengetahuan Umum dan sebagainya. Kemudian pada minggu berikutnya kami akan kembali belajar seperti semula. Hari pertama dan hari-hari pertama di sekolah terasa sangat istimewa.
Selengkapnya
Acara “Open House” di SD Santa Ursula BSD
Posted: 2016-09-08 | By: (Silviana)
Pada hari Sabtu, 6 Agustus 2016, suasana di kampus sekolah Santa Ursula BSD terlihat berbeda dari biasanya. Orang tua peserta didik dari TB / TKA , SD kelas I, smp kelas VII, dan SMA  kelas X tampak berjalan menuju auditorium kampus. Mereka menghadiri acara “ Open House” yang digelar setiap tahun di sekolah. Pukul 08.00 acara dibuka dengan pertunjukan alunan musik yang dipentaskan oleh siswa/ siswi SMP dan SMA. Selanjutnya Suster Francesco menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada orangtua atas pembayaran uang pangkal yang telah dibayarkan kepada sekolah. Video singkat berisi gambaran kampus Santa Ursula juga diputar. Selesai acara di auditorium, orangtua diberi kesempatan untuk mengunjungi dan melihat langsung kegiatan di setiap unit. Di SD  terdapat kegiatan yang dapat disaksikan, misalnya tentang pembelajaran matematika dengan PMRI, kegiatan membaca, dan menulis permulaan untuk kelas I. Selain itu, ditampilkan beberapa pertunjukan kegiatan ekstrakurikuler seperti angklung, degung, dan permainan tradisional. Seluruh ruangan yang ada di SD juga dibuka agar orangtua dapat melihat semuanya. Pada “Open House” kali ini  terlihat banyak orangtua yang mengerumuni pertunjukan degung yang dimainkan oleh anak-anak di hall kelas satu. Namun, banyak juga yang  berjalan-jalan di Taman IPA untuk melihat tanaman. Mereka terlihat senang. Tepat pukul 10.00 acara “Open House” pun selesai.
Selengkapnya
Karyawisata ke Cinangneng
Posted: 2016-05-19 | By: Silviana
Kamis, 25 Februari 2016 peserta didik kelas III SD Santa Ursula BSD melaksanakan karyawisata ke Cinangneng, Bogor. Rombongan berangkat pukul 07.00 dengan tiga bus. Perjalanan sampai tiba di lokasi kurang lebih dua jam.Tujuan kegiatan ini, selain berwisata tentu saja untuk menambah wawasan tentang alam serta meningkatkan kecintaan terhadap lingkungan. Program yang dijalankan adalah program “Poelang Kampoeng”. Kegiatan ini diawali dengan bermain angklung dan menyanyi lagu Sunda. Selanjutnya, peserta didik masuk dalam kelompok untuk melakukan “Tour Kampoeng”. Setiap kelompok dibimbing oleh pemandu berkeliling ke beberapa industri rumah tangga di kampung sekitar. Di kampung tersebut peserta didik dapat secara langsung mengamati penduduk yang melakukan pekerjaan rutin membuat berbagai barang kerajinan seperti gelang, gantungan kunci, lampu minyak, centong dan sendok dari batok kelapa, tas, keset, serta dompet dari anyaman.Kegiatan lainnya adalah turun ke sawah. Pemandu menjelaskan proses bertanam padi hingga menjadi nasi. Peserta didik diajak merasakan dan belajar menanam padi. Setiap kelompok yang beranggotakan 10-11 peserta diajak turun ke sawah untuk menanam. Inilah acara yang dirasakan paling seru dan menantang. Kaos dan celana harus siap basah dan kotor. Namun demikian, peserta didik tampak sangat gembira. Mereka juga diajak memandikan kerbau bersama-sama. Peserta berkegiatan kembali dalam kelompok setelah makan siang. Secara bergantian mereka berjalan ke setiap pos yang telah disiapkan untuk belajar menabuh gamelan, menari Sunda, membuat kue (kue bugis) dan minuman tradisional (wedang jahe). Peserta juga belajar membuat wayang dari daun singkong dan melukis topi petani. Para guru ikut belajar dan membaur bersama peserta.Kegiatan selesai tepat pukul 14.00. Semua peserta kembali berkumpul di ruang utama untuk persiapan pulang. Di akhir kegiatan, peserta mendapat pesan agar selalu mencintai dan terus menjaga alam. Acara ditutup dengan pemberian sertifikat kepada para peserta. Walaupun terlihat lelah, peserta didik sangat gembira. Sepanjang perjalanan pulang, mereka saling bercerita tentang pengalaman yang diperoleh di setiap kegiatan yang diikutinya. Banyak peserta didik berkeinginan untuk kembali ke tempat itu dengan mengajak orangtuanya.
Selengkapnya