Belajar Bijak di Dunia Maya: Serunya Seminar Bermedia Sosial di SMP Santa Ursula BSD
Pada hari Kamis, 20 Agustus, saya dan teman-teman kelas VII mengikuti seminar bermedia sosial di SMP Santa Ursula BSD. Sehari sebelum kegiatan, kami sudah dibagi menjadi beberapa kelompok. Pada hari pelaksanaan, tempat kegiatan murid perempuan dan laki-laki dipisah. Murid perempuan dikumpulkan di aula bersama Kak Clara, sedangkan murid laki-laki berada di perpustakaan. Seminar berlangsung seru dari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.
Selama kegiatan, Kak Clara mengajak kami belajar cara bermedia sosial yang baik melalui permainan stand up if dan diskusi kelompok. Beliau menjelaskan dampak positif serta negatif media sosial dan mengenalkan beberapa istilah penting. Istilah tersebut antara lain peer pressure atau tekanan ikut-ikutan teman agar bisa diterima dalam kelompok, cyberbullying yang merupakan perundungan di media sosial, serta digital footprint atau jejak digital seperti komentar dan unggahan yang kita tinggalkan di dunia maya. Kami juga menonton video pendek serta saling berbagi pengalaman sebelum mengakhiri sesi dengan foto bersama dan mengucapkan terima kasih kepada Kak Clara.
Menariknya, materi seminar ini sangat mencerminkan nilai-nilai Serviam di sekolah kami. Nilai Cinta dan Belas Kasih terlihat dari sikap kami yang menjaga ketenangan selama acara. Nilai Integritas terwujud saat kami jujur mengakui kebiasaan dalam permainan stand up if, seperti berdiri jika hal pertama yang dipegang saat bangun tidur adalah ponsel. Nilai Keberanian dan Ketangguhan melatih kami berani menolak pengaruh negatif media sosial. Sementara itu, nilai Persatuan sangat terasa saat kami bekerja sama menyelesaikan tugas kelompok.
Dari kegiatan ini, saya belajar bahwa kita harus bijak menggunakan teknologi yang terus berkembang. Walaupun media sosial memudahkan kita untuk mencari informasi dan berteman, kita tetap harus menyaring konten sesuai kebutuhan serta selalu menghargai hak dan privasi orang lain.




