Pengalaman Pertama yang Bermakna
04 Nov 2026 Ferdinand Kristoforus Halan (XI-A/13) Prestasi

Pengalaman Pertama yang Bermakna


Olahraga cabang mendayung merupakan salah satu olahraga yang menjadi bagian dari hidup saya. Semua bermula pada awal tahun 2025, saat itu saya menemukan kegiatan rekreasional bernama Stand Up Paddle (SUP). Pertama kali saya melakukan olahraga SUP karena saya tertarik dengan tantangan yang diberikan dimana kita harus berdiri di sebuah papan sambil mendayung, tujuan awal saya hanyalah rekreasi pada saat itu. Setelah beberapa kali saya SUP, saya menjadi tertarik dan ingin mendalami olahraga SUP ini. Pada Juni 2025, saya memutuskan untuk bergabung dengan Maliko SUP School, yaitu sekolah olahraga SUP yang didirikan untuk atlet yang ingin berkompetisi di kejuaraan di dalam negeri maupun di luar negri. 

Saya bergabung dan mulai berlatih dengan para atlet yang lain. Awal bergabung dengan Maliko merupakan bagian yang cukup berat bagi saya pada waktu itu karena saya yang tidak terbiasa melakukan aktivitas fisik yang berat justru harus beradaptasi dengan porsi latihan yang diberikan oleh pelatih. Saya terus berlatih walaupun sempat ingin berhenti karena merasa tidak mampu waktu itu. Setelah saya latihan 3 minggu, saya dipanggil oleh pelatih saya dan diberi tawaran untuk ikut perlombaan di bulan Juli 2026. Saya awalnya langsung menolak karena saya baru latihan 3 minggu dan saya tidak punya pengalaman apapun dibidang olahraga SUP ini. Namun, setelah saya pikir-pikir, perlombaan ini merupakan kesempatan pertama saya untuk mendapatkan pengalaman di kompetisi SUP ini. Akhirnya pada minggu berikutnya saya memutuskan untuk ikut lomba di bulan Juni tersebut. Waktu latihan saya hanya 3 minggu, waktunya sangat mepet, apalagi saya masih pemula. Singkat cerita di 1 minggu sebelum berangkat, saya dikenalkan dengan tim yang saat itu akan berangkat dan kita latihan bersama hari itu. Melihat banyak peserta dengan kemampuan yang sudah di atas level saya, saya merasa minder dan mempertanyakan keputusan saya diawal untuk mengikuti lomba ini. Namun dengan keyakinan yang saya miliki, saya tetap memutuskan untuk berangkat. Pada saat itu perlombaan dilaksanakan di Gili Trawangan pada ajang FORNAS VIII NTB, dan ini menjadi kali pertama saya berkompetisi dengan atlet-atlet lain yang berasal dari provinsi lain. Saya yang waktu itu mewakili provinsi jakarta berhasil meraih medali perunggu di bidang Sprint 250m. Saya merasa senang karena saya bisa menang dan ini menjadi motivasi saya kedepanya untuk terus berlatihan. Semenjak itu saya mulai berlatih dengan konsisten dan mengikuti kejuaraan lainya. 

Olahraga SUP tidak hanya mengajarkan saya bagaimana mendayung sambil berdiri di sebuah papan, tetapi juga mengajarkan saya untuk menjadi orang yang disiplin, konsisten, dan mampu menerima sebuah tanggung jawab. Pelajaran yang saya dapatkan dari olahraga SUP juga bermanfaat buat kehidupan sehari-hari saya diluar SUP itu sendiri, mulai dari sikap disiplin dalam menjalani kehidupan sehari-hari, bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan, dan masih banyak lagi. Menurut saya olahraga ini tidak sekedar mengembangkan kemampuan saya, tetapi juga sikap-sikap yang kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

 Dokumentasi: Tim Dokumentasi Lomba